Sejarah perkembangan komputer ini telah melalui waktu yang lama, nama komputer berasal dari bahasa lati yakni computare yang artinya adalah alat hitung atau bahasa inggris to compute yang berati untuk menghitung. Hal ini dikarenakan pembuatan komputer pada awalnya adalah untuk membantu perhitungan-perhitungan angka yang kemudian berkembang menjadi sebuah perangkat yang multi fungsi.
Sejarah Perkembangan Komputer
Abacus
Abacus atau lebih dikenal dengan nama Sempoa, adalah sebuah alat hitung tradisional yang terbuat dari kayu atau bambu dengan beberapa deret poros yang di dalamnya terdapat manik-manik. Penggunaan sempoa ini adalah dengan cara menggeser manik-manik yang terdapat pada deret poros tersebut. Sempoa atau abacus sering digunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan aritmatika yakni akar kuadrat, pembagian, perkalian, penjumlahan dan pengurangan. Diperkirakan alat sudah digunakan sejak 5000 tahun yang lalu terutama di China dan sampai saat ini sempoa masih digunakan sebagai alat bantu hitung.
Mesin Buatan Charles Babbage
Mesin ini dibuat oleh seorang ilmuan yang bernama Charles Babbage karena melihat sering terjadinya kesalahan ketika melakukan perhitungan secara manual, kelebihan dari mesin ini adalah dapat melakukan pekerjaan yang sama dengan sanagt baik tanpa kesalahan sedikitpun. Karena kebutuhan yang terus meningkat menuntut Charles Babbage untuk terus mengembangkan mesin ini sesuai dengan kebutuhan yang akhirnya babbage terinspirasi untuk membangun sebuah komputer atau mesin yang bisa mengerjakan beberapa tugas sekaligus atau multifungsi yang disebut mesin analitikal atau
analitycal engine atas penemuannya itu Charles Babbage mendapat gelar sebagai bapak komputer modern.
 |
| Mesin Analitik |
Kemudian seorang ilmuan bernama Howard H.Aiken (1900-1973) yang saat itu bekerja dengan IBM, berhasil membuat sebuah kalkulator elektronik untuk US Navy, kalkukator memiliki ukuran panjang sekitar setengah lapangan sepakbola atau kurang lebih 55 m dengan rentang kabel sekitar 500 mil. Kalkulator ini dapat melakukan perhitungan-perhitungan aritmatika dasar dan persamaan dengan lebih handal dibanding mesin hitung sebelumnya.
Generasi Komputer
Dalam sejarah perkembangannya, komputer terbagi kedalam beberapa generasi. Dari setiap generasi komputer dibedakan berdasarkan secepat atau seberapa handal komputer tersebut mengolah suatu data, berapa besar biaya operasional dari penggunaan komputer tersebut dan kemudahan dari penggunaan komputer dari setiap generasi. Berikut ini adalah perkembangan komputer dari generasi ke generasi.
Komputer Generasi I
Pembuatan dan perkembangan komputer berawal sejak terjadinya Perang Dunia II, negara-negara yang terlibat dalam perang dunia tersebut berlomba-lomba dalam membangun dan mengembangkan komputer untuk keperluan perang. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang mempercepat perkembangan teknologi komputer. Pada tahun 1941, seorang insinyur Jerman yang bernama Konrad Zuse berhasil membangun sebuah komputer Z3 yang berfungsi untuk mendesain pesawat tempur dan peluru kendali.
Dua tahun kemudian, yakni tahun 1943 Inggris berhasil membangun sebuah komputer yang berfungsi untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan oleh Jerman bernama Colossus. Perkembangan Komputer Generasi I berawal dari terciptanya sebuah komputer yang bernama
Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC). Komputer ini dibuat pada tahun 1946 oleh University of Pennysylvania yang bekerja sama dengan Pemerintah Amerika Serikat dan dirancang oleh John P.Eckert (1919-1995) dan John W.Mauchly (1907-1980).
Kemudian pada pertengahan tahun 1940-an, seorang arsitektur bernama John Von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University Of Pennysylvania yang berusaha untuk mendesain atau merencanakan konsep desain komputer untuk 40 tahun mendatang. Pada tahun 1945, Von Neumann berhasil mendesain
Electronic Discrete Variable Automatic Comnputer (EDVAC) dengan sebuah memori yang dapat menampung dan memuat program maupun data.
Pada tahun 1951, Komputer komersial pertama diproduksi UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand berdasarkan model arsitektur Von Neumann. Secara umum Komputer Generasi I memiliki beberapa kriteria, yaitu : 1). Penggunaan Tabung Hampa pada Sirkuitnya. Penggunaan Tabung Hampa inilah yang membuat ukuran komputer pada saat itu sangat besar. 2). Komputer memanfaatkan silinder magnetik sebagai media penyimpanan data. 3). Hanya bahasa mesin yang bisa digunakan untuk membuat programnya. 4). Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk tugas tertentu. 5). Prosesnya masih lambat. 6). Ukuran komputer yang besar sehingga memerlukan ruang yang luas untuk menempatkannya. 7). Suhunya sangat cepat panas. 8). Media penyimpanannya kecil. 9). Untuk mengoperasikannya diperlukan daya listrik yang besar.
Ada beberapa Komputer Generasi I antara lain: EDSAC, ACE, SEC, Havard Mark II, Havard Mark III, UNIVAC, dan lain sebagainya.
Komputer Generasi II
Dalam perkembangannya, komputer generasi II menggunakan bahasa
assembly, bahasa
assembly menggunakan kode-kode berupa singkatan yang menggantikan bahasa mesin sebelumnya yang menggunakan kode-kode biner. Fungsi dari komputer ini sudah semakin baik dibandingkan generasi sebelumnya yaitu: mampu mendesain produk, mencetak data, dan komputer dapat menghitung daftar gaji.
Karakteristik Komputer Generasi II adalah : 1). Ukuran komputer kecil. 2). Media penyimpanan data sudah besar. 3). penggunaan atau pemakaian daya listrik lebih kecil. 4). proses lebih cepat. 5). Programnya menggunakan bahasa seperti COBOL, FORTAN dan ARGOL.
Ada beberapa jenis komputer generasi kedua yaitu IBM 7080, IBM 1400, UNIVAC SS90, UNIVAC III, PDP-1, PDP-8, Burroghts 200, dan lain sebagainya.